| DPR RI Komisi X Kunjungi Bapustarda |
|
|
|
| Ditulis Oleh Drs. Muhammad, M.Si | |
| Minggu, 25 Februari 2007 | |
Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia berjumlah 10 orang yang dipimpin oleh Ketuanya Prof. Dr. H.Anwar Arifin mengunjungi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di jalan A. Yani Km,6,400.Rombongan diterima oleh Sekretaris Badan Drs. Suhaimi Abbas, SH di ruang rapat, dalam pertemuan tersebut juga ikut menerima rombogan kepala-kepala bidang, kepala-kepala sub bidang dan pejabat fungsional pustakawan dan arsiparis. Dalam pertemuan tersebut para anggota dewan bermaksud untuk meminta informasi tentang keberadaan perpustakaan daerah selama ini terutama sekali tentang minat dan budaya baca masyarakat, karena menurut Ketua Komisi X di Indonesia minat masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan tidak sampai 1 % atau hanya 0,9 per sejuta penduduk sedangkan jika dibandingkan dengan Korea Selatan sudah mencapai 800 orang per 1 juta penduduk yang memanfaatkan perpustakaan. Selanjutnya dijelaskan bahwa komisi ini disebut pula komisi peradaban karena membidangi masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah-masalah kemanusiaan seperti pendidikan, perpustakaan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olah raga. Salah seorang anggota komisi yang menjadi idola adalah H. Komar yang juga seorang pelawak di negeri ini didaulat juga untuk memberi komentar terhadap keberadaan perpustakaan mengharapkan agar perpustakaan daerah Kalsel lebih giat lagi mengajak masyarakat terutama para pelajar untuk dating mengunjungi perpustakaan perlu dijalin kerjasama dengan guru-guru, perguruan tinggi dan Dinas Pendidikan Nasional agar tercipta kerjasama saling menguntungkan. Sedangkan Dedy Sutomo yang juga sebagai aktor yang cukup dikenal di negeri ini menyoroti masalah buku-buku kesusasteraan yang perlu disediakan di perpustakaan agar anak didik dapat mengapresiasi sastra Indonesia dengan baik. Dalam kesempatan ini Ketua Komisi X juga menyinggung masalah Rancangan Undang-Undang Perpustakaan yang selama ini sudah ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para pengelola perpustakaan di Indonesia kata pustakwan senior Drs. Fathurrachman, RUU perpustakaan ini merupakan usul inisiatif DPR yang ingin segera diwujudkan dalam tahun 2007 ini kata ketua komisi, beliau juga menyerahkan beberapa buah buku yang merupakan tulisan beliau sendiri antara lain tentang format baru pengelolaan pendidikan. |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 07 April 2008 ) |
| < Sebelumnya |
|---|
sumber: KlikBCA.com
|
||||||







![]() | Hari Ini | 23 |
![]() | Kemarin | 147 |
![]() | Minggu Ini | 23 |
![]() | Bulan Ini | 2288 |
![]() | Total | 134934 |